Blog

Memasuki usia 40, apa yang berubah?

Memasuki usia 40, apa yang berubah? image

Seiring dengan pertambahan usia, perubahan tubuh wanita akan semakin terlihat, apalagi ketika
memasuki usia 40 tahunan. Hal ini umumnya terjadi akibat perubahan hormon yang cukup besar di
dalam tubuh. Untuk memahami lebih jelasnya, berikut berbagai perubahan fisik wanita ketika
menginjak usia 40 tahun.
1. Rambut rontok.
Perubahan hormon pada tubuh yang terjadi menjelang menopause bisa menyebabkan kerontokan
yang cukup parah dibanding hari-hari biasanya. Untuk itu, jangan khawatir jika tiba-tiba saat menyisir
rambut Anda ternyata berguguran lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini tergolong normal, karena
perubahan hormon yang banyak terjadi ketika menjelang menopause. Anda bisa mengimbangihal ini
dengan menggunakan produk perawtan rambut alami yang dapat mengurangi kerontokan dengan
memperkuat akar rambut.
2. Uban mulai bermunculan.
Salah satu tanda penuaan yang paling terlihat jelas ialah uban. Jadi, saat Anda memasuki usia 40
tahun jangan heran jika rambut Anda yang tadinya berwarna hitam legam kini mulai didominasi oleh
kumpulan rambut berwarna abu-abu.Tidak usah terlalu pusing memikirkan warna rambut yang
berubah karena hal ini sangat wajar terjadi.
3. Kendali kandung kemih menurun.
Kehamilan, persalinan, dan menopause dapat berakibat pada menurunnya kendali kandung kemih
pada wanita. Seiring dengan pertambahan usia, Anda terkadang akan mengalami kesulitan untuk
menahan perasaan ingin buang air kecil.Tak hanya itu, bahkan menurut Barbara Hannah Grufferman, penulis buku Love Your Age: The Small Step Solution to a Better, Longer, Happier Life, juga
menyatakan bahwa 40 persen kebocoran ini bisa terjadi saat Anda batuk, bersin, atau tertawa. Untuk
mengatasinya, Anda bisa melakukan senam kegel yang dapat memperkuat otot panggul bawah
seperti otot rahim, kandung kemih, dan usus besar.
4. Rambut halus bermunculan.
Perubahan tubuh wanita saat memasuki usia 40 tahun adalah munculnya rambut-rambut halus di
area wajah, dagu, ruas jari tangan, dan jari kaki. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon
estrogen dan testosteron di dalam tubuh.
5. Vagina (maaf) mengering.
Saat tubuh mulai menua, kadar hormon estrogen akan menurun. Akibatnya, vagina menjadi kering.
Jika dibiarkan, hal ini akan membuat gairah seks Anda menurun karena kegiatan ini tak lagi
menyenangkan. Vagina yang kering membuat seks terasa lebih menyakitkan. Oleh karena itu, Anda
perlu melakukan beberapa strategi untuk membantu mengatasi masalah ini.
6. Muncul sensasi panas dari dalam tubuh.
Sekitar 80 persen wanita yang berusia 40 tahun ke atas akan mengalami hot flashes. Hot flashes
adalah sensasi panas dari dalam tubuh yang biasanya muncul menjelang dan selama masa
menopause. Biasanya, kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, yakni bisa 7 hingga 11 tahun.
Umumnya gejala ini akan muncul lebih sering di malam hari hingga membuat Anda sering
berkeringat. Hot flashes muncul sebagai respon tubuh untuk menyesuaikan perubahan hormon yang
terjadi.

dari telah membeli
sekitar lalu