Blog

Berfikir Positif Menghadapi Usia Tua

March 26, 2020
/
health and beauty
Berfikir Positif Menghadapi Usia Tua image

Berpikir positif tentang usia tua akan meningkatkan kualitas hidup kita di usia tua.
Bagi sebagian orang usia tua dan proses penuaan dianggap sebagai suatu fase kehidupan yang
menyeramkan, karena sudah teryaang bagaimana di usia tuanya, orang menjadi sakit-sakitan
dan tidak berdaya melawan kodrat alami ini. Stereotipe negatif tentang usia tua ini memang
menghantui banyak orang.
Penuaan memang sering diasosiasikan dengan penurunan kesehatan, namun berdasarkan data
empiris banyak orang yang sudah memasuki usia tua kualitas hidupnya menjadi lebih baik
jika dibandingkan ketika dia masih muda.
Terkait dengan stereotipe negatifini, para peneliti berhasil mengungkapkan bahwa jika orang
berpikir negatif tentang ketuaaan (yang tentunya akan kita hadapi) dengan
mengasosiasikannya dengan penurunan kesehatan dan juga penurunan kemampuan, maka
kesahatan kita akan menurun. Namun jika orang memandang ketuaan sebagai kesempatan,
maka orang tersebut akan memperbaiki prospek kehidupan di usia tua yang lebih baik.
Bagi sebagian orang usia tua dan proses penuaan dianggap sebagai suatu fase kehidupan yang
menyeramkan, karena sudah teryaang bagaimana di usia tuanya, orang menjadi sakit-sakitan
dan tidak berdaya melawan kodrat alami ini. Stereotipe negatif tentang usia tua ini memang
menghantui banyak orang.
Penuaan memang sering diasosiasikan dengan penurunan kesehatan, namun berdasarkan data
empiris banyak orang yang sudah memasuki usia tua kualitas hidupnya menjadi lebih baik
jika dibandingkan ketika dia masih muda.
Terkait dengan stereotipe negatifini, para peneliti berhasil mengungkapkan bahwa jika orang
berpikir negatif tentang ketuaaan (yang tentunya akan kita hadapi) dengan
mengasosiasikannya dengan penurunan kesehatan dan juga penurunan kemampuan, maka
kesahatan kita akan menurun. Namun jika orang memandang ketuaan sebagai kesempatan,
maka orang tersebut akan memperbaiki prospek kehidupan di usia tua yang lebih baik.
Sehat dan bahagia di usia tua dambaan setiap orang. Photo: http://www.radioone.fm
Hasil penelitian ini tentunya membuka peluang bagi seseorang untuk memperbaiki kualitas
hidup di usia tuanya dengan cara berpikir positif dalam memasuki usia tua. Perubahan
presepsi dan pola pikir terkait usia tua dari cara pandang bahwa ketuaan sebagai sesuatu yang
menyeramkan dan buruk kea rah pikiran yang positif akan sangat membantu mempersiapkan
hari tua dengan lebih baik.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari The Yale School of Public
Health menunjukkan bahwa orang yang memiliki presepsi positif terhadap ketuaan sejak di
usia mudanya memperlihatkan perbaikan presepsi dan cara pandang yang signifikan di usia
tuanya.
Stereotipe negatif tentang ketuaan ini memang merupakan isu penting terkait kesehatan 

masyarakat. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa orang dapat mengatasi dan
menghilangkan stereotipe negative terkait ketuaan ini.
Hail penelitian juga menunjukkan bahwa walaupun subjek penelitian memiliki status
kesehatan yang hampir sama, orang yang memandang usia tua sebagai sesuatu yang buruk
memperlihatkan laju penurunan kualitas kesehatan yang lebih cepat. Orang ini mengalami
gejala ketuaan yang lebih buruk seperti menurunnya daya ingat, tangan gemetar,
meningkatnya resiko terkena serangan jantung, serta menurunnya kemampuan pulih kembali
dari sakit.
Fenomena ini oleh para peniliti diasosiasikan dengan tidak seimbangnya diet orang yang
berpikir negatif tentang ketuaan ini, demikian juga kurangnya olahraga dan kepatuhan untuk
meminum obat secara teratur.
Hasil penelitian ini juga mengungkap bahwa perbedaan daya survivability kedua kelompok
ini untuk bertahan hidup mencapai 7,5 tahun, dimana orang yang memandang ketuaan
sebagai sesuatu yang positif cenderung bertahan hidup lebih lama. Tidak hanya sampai disitu,
orang yang berpikir negatif terhadap usia tua biasanya menjalani hidup pada usia tuanya
kurang produktif dan mengalami depresi.
Dalam menghadapi usia tua yang tentunya akan dihadapi oleh semua orang ini diperlukan
keseimbangan cara pandang terhadap ketuaan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-
rata kelompok orang yang berumur 40 tahun merasakan dirinya lebih muda jika dibandingkan
dengan usia yang sebenarnya. Kecenderungan pola pikir orang yang berada di kelompok usia
ini tentunya sangat berguna jika ditinjau dari psikologi.
Para pakar psikologi menyebutkan bahwa dengan menjauhkan pemikiran dari usia yang
sebenarnya dan merasa muda, maka akan semakin jauh pemikirannya dari pemikiran negatif
tentang usia tua. Namun merasa selalu muda dan menyangkal ketuaan juga tidak baik. Jadi
solusinya perlu kita perlu menyambut ketuaan dengan seimbang baik dari segi posiifnya
maupun juga kenyataan negatifnya.
Terimalah sisi negatif ketuaan yang merupakan tanda-tanda alamiah itu dengan lapang dada.
Jika dulunya kita adalah seorang olahragawan yang handal , maka di usia tua secara alamiah
tentunya kita tidak akan pernah selincah dan sehebat sewaktu kita muda dulu. Di lain sisi,
hendaknya kita menyambut usia tua dengan pikiran positif, karena di usia tua tentunya
pengalaman kita makin bertambah, relasi kita semakin banyak dan pengatahuan kita semakin
luas.
Satu hal lagi yang perlu kita perhatikan bahwa olah raga di usia tua akan meningkatkan
kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang melakukan olah raga rutin di
usia tua memiliki tingkat kepuasan akan kualitas hidupnya yang lebih tinggi jika
dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan oleh raga.
Mari kita sambut hari tua dengan tersenyum dan penuhi pikiran kita tentang pemikiran positif
tentang usia tua.
Sumber : The Wall Street Journal, The Australian.

dari telah membeli
sekitar lalu