Blog

Jerawat Pustula (Jerawat Nanah)

February 11, 2020
/
Acne , bumil tips
Jerawat Pustula (Jerawat Nanah) image

Apa itu pustula?

Pustula adalah jerawat berupa benjolan kecil di permukaan kulit yang berisi nanah. Jenis jerawat ini dikenal juga dengan sebutan jerawat bernanah.

Ciri jerawat nanah biasanya berukuran lebih besar dari komedo putih, dengan puncak berwarna keputihan yang dikelilingi kulit kemerahan.

Jerawat bernanah umum muncul di area wajah. Namun, kulit sekitar dada atau punggung yang cenderung berminyak juga sering menjadi sasaran.

Seberapa umumkah pustula?

Seperti jenis jerawat lainnya, pustula juga sangat umum terjadi.

Kondisi ini paling sering menyerang remaja. Orang dewasa juga bisa mengalami masalah kulit ini karena berbagai faktor. Untuk mengurangi risiko kemunculannya, hindari berbagai faktor pemicunya.

Apa saja tanda-tanda dan gejala pustula?



Tanda dan gejala jerawat bernanah dapat beragam dan mungkin berbeda-beda pada setiap orang.

Namun, pustula umumnya menimbulkan tanda dan gejala seperti:

  • Benjolan yang lebih besar dari komedo

  • Bagian puncaknya berwarna putih, namun kulit sekelilingnya memerah (ini menunjukkan peradangan parah)

  • Jika disentuh, kulit akan terasa lembut dan kadang terasa sakit

  • Muncul di area wajah, leher, dada, bahu, area kemaluan, ketiak, atau kulit dekat garis rambut

Adanya nanah pada jerawat terbentuk dari sel darah putih, yakni bagian sistem imun yang kalah dan mati melawan infeksi dari bakteri dan kotoran yang menyumbat pori.

Apa penyebab pustula?

Penyebab terbentuknya jerawat pustula bernanah adalah penyumbatan pori-pori oleh sel kulit mati, minyak (sebum), debu, keringat, kotoran, dan benda-benda asing lainnya.

Pustula juga lebih rentan terjadi pada orang-orang yang memiliki jenis kulit berminyak. Apabila sebum yang dihasilkan kelenjar sebaceous berlebihan, sisa minyak tersebut akan tertahan di dalam pori-pori.

Sebum dan segala macam kotoran yang terjebak di pori mengundang bakteri penyebab jerawat di permukaan kulit, yakni P. acnes untuk terus berkembang.

Bakteri tersebut kemudian dapat menimbulkan infeksi dan peradangan di bawah kulit. Kondisi tersebut membuat dinding pori-pori jadi rusak, ukuran jerawat bernanah jadi membesar dan membengkak.

Selain penyumbatan, beberapa kasus jerawat berisi nanah juga bisa terbentuk akibat reaksi alergi terhadap makanan, lingkungan, atau gigitan serangga beracun.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena pustula?




Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena jerawat bernanah, antara lain:

  • Perubahan hormon androgen yang memicu aktivitas kelenjar sebaceous dalam memproduksi sebum lebih banyak.

  • Orang dengan masalah kulit, seperti eksim tangan (dishidrotik) atau psoriasis.

  • Penggunaan obat yang mengandung kortikosteroid, testosteron, atau lithium


Bagaimana Cara Menanggulanginya?




  • Ubah gaya hidup lebih sehat, kurangi karbohidrat rafinasi, tepung, makanan berminyak dan gorengan.

  • Perbanyak makan sayur dan buah. 

  • Rajin cuci muka 2 kali sehari 

  • Gunakan produk perawatan kulit yang tepat yang bisa mengatasi penumpukan minyak diwajah

  • Pilih produk skincare yang non-comedogenic

  • Pilih produk skincare yang secara aktif membersihkan bakteri-bakteri penyebab jerawat di wajah tanpa menimbulkan iritasi.




dari telah membeli
sekitar lalu