Blog

Apa itu jerawat nodul?

February 15, 2020
/
Acne , marine ingredients , Natural ingredients
Apa itu jerawat nodul? image

Jerawat nodul adalah jenis jerawat di bawah permukaan kulit yang berukuran besar, terasa keras, dan sakit. Jerawat ini dapat bertahan selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

Jerawat yang keras disentuh ini tergolong jerawat parah dan tidak dapat diobati sembarangan.

Seberapa umumkah jerawat nodul?

Jerawat ini dapat terjadi pada siapa saja. Namun, jerawat nodul lebih umum terjadi pada remaja laki-laki di masa pubertas ketimbang remaja perempuan.

Orang dewasa juga bisa mengalami masalah kulit ini karena berbagai faktor. Untuk mengurangi kemunculan jerawat parah ini, hindari berbagai faktor risikonya, salah satunya penerapan gaya hidup sehat.

Apa saja tanda-tanda dan gejala jerawat nodul?

Ada beberapa tanda dan gejala yang bisa Anda perhatikan Untuk membedakan jerawat parah ini dengan jerawat biasa. Di antaranya:

  • Terlihat benjolan di bawah kulit sehingga membuat kulit tersebut mengencang

  • Area kulit yang mengencang bisa memerah karena adanya peradangan

  • Jika disentuh akan terasa sakit

  • Tidak memiliki “kepala” dan tidak berisi nanah

  • Masa penyembuhannya lebih lama dibanding jerawat biasa, yakni berminggu-minggu atau berbulan-bulan

Apa penyebab jerawat nodul?

Jerawat nodul terbentuk dari penyumbatan pori-pori oleh penumpukan sel kulit mati, sebum (minyak) yang berlebihan, dan bakteri.

Kulit memiliki kelenjar sebaceous yang menghasilkan sebum untuk menjaga kelembapan kulit. Namun, produksinya bisa berlebihan karena kelenjar sebaceous terlalu aktif. Kemudian, sel kulit juga terus memperbarui diri, sehingga sel yang mati dapat menumpuk di permukaan kulit dan menutupi pori-pori.

Bukaan pori-pori yang menyempit ini menutup jalan keluar sebum yang berlebihan ke permukaan kulit. Akibatnya, baik sebum dan sel kulit mati akan terjebak di pori-pori dan mengundang bakteri untuk berkembang biak.

Sebenarnya, proses terjadinya jerawat nodul sama seperti jerawat biasa. Akan tetapi, kondisinya yang lebih parah diyakini ahli kesehatan terjadi akibat peradangan yang menembus hingga ke lapisan kulit lebih dalam.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena jerawat nodul?

Berbagai faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena jerawat parah ini, yaitu:

1. Hormon androgen yang tidak seimbang

Hormon seksual yang kadarnya lebih tinggi dari seharusnya dapat merangsang produksi sebum lebih banyak oleh kelenjar sebaceous. Kondisi tersebut membuat kulit jadi lebih berminyak dan rentan menyumbat pori-pori.

Perubahan hormon ini biasanya terjadi saat menstruasi, hamil, atau menggunakan obat-obatan tertentu yang mengandung lithium, kortikosteroid, dan testosteron.

2. Keturunan

Gen bawaan dari orangtua atau keluarga ternyata bisa meningkatkan risiko terjadinya jerawat. Jadi, apabila ada anggota keluarga yang bermasalah dengan jerawat nodul, kemungkinan besar anggota keluarga yang lain juga mengalami kondisi serupa.

Apa saja pilihan pengobatan untuk jerawat nodul?

American Academy of Dermatology merekomendasikan perawatan dokter untuk mengobati jerawat yang parah ini. Pasalnya, perawatan tanpa resep dokter tidak akan mengobati jerawat secara efektif dan meningkatkan bekas luka permanen yang lebih besar. Beberapa pengobatan dokter yang bisa mengobati jerawat nodul, antara lain:

Antibiotik

Infeksi pada penyumbatan oleh bakteri dapat dihentikan dengan antibiotik, seperti tetracycline. Tidak hanya membunuh bakteri, obat ini juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Hanya saja, obat ini hanya boleh digunakan dalam jangka pendek agar tidak menimbulkan resistensi antibiotik (bakteri kebal pada antibiotik).

Biasanya pengobatan hanya berjalan selama 7 hingga 10 hari, dikombinasikan dengan pemakaian benzoil peroksida, asam salisilat, atau retinoid agar hasilnya lebih efektif. Antibiotik yang digunakan tersedia dalam bentuk topikal (dioleskan ke kulit) maupun oral (diminum).

Isotretinoin

Isotretinoin adalah obat yang cukup kuat untuk mengobati semua jenis jerawat. Namun, penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter karena dapat menimbulkan efek samping yang merugikan, seperti:

  • Kulit, mata, bibir, tenggorokan menjadi kering

  • Kulit jadi lebih sensitif dengan sinar matahari

  • Sakit kepala dan nyeri badan

Obat ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil karena bisa mengganggu pertumbuhan janin. Anda perlu memastikan diri sedang tidak hamil sebelum menggunakan obat ini.

Pil KB

Wanita yang kulitnya berjerawat dan diketahui penyebabnya adalah hormon yang tidak seimbang, bisa menggunakan pil KB untuk mengobati jerawat.

Obat antiandrogen ini bisa mengurangi aktivitas kelenjar sebaceous dalam memprodusksi sebum. Namun, penggunaan obat ini sangat perlu pertimbangan antara manfaat dengan efek sampingnya.

Namun jika anda memilih untuk mengobati dengan bahan-bahan alami, berikut beberapa resepnya:

Menghilangkan Jerawat Nodul Diwajah Secara Alami

Cara menghilangkan jerawat nodul juga bisa dilakukan secara alami. Menghilangkan jerawat secara alami banyak dipilih wanita dan pria karena tidak ada bahan kimia sehingga tidak menimbulkan efek samping seperti metode medis kebanyakan. Bahan alami juga mudah didapatkan dan mudah didapatkan. Jerawat nodul bisa dihilangkan dengan bahan-bahan alami berikut ini:

1. Oatmeal dan Yogurt

Oatmeal dan yogurt bekerja sebagai eksfoliator yang akan mengikis sel kulit mati. Caranya adalah:

  • Ambil 1 sdt oatmeal yang dihaluskan dan yogurt secukupnya.

  • Campur kedua bahan hingga merata.

  • Oleskan ke daerah yang ditumbuhi jerawat nodul.

  • Diamkan hingga setengah kering, lalu pijat perlahan hingga masker rontok dari wajah.

  • Bilas dengan air hangat untuk membersihkan pori, lalu keringkan dengan handuk basah yang dicelup air dingin.

2. Bubuk Kayu Manis dan Madu

Kayu manis dan madu mengandung anti bakteri yang bisa menghilangkan bakteri penyebab jerawat dan menghaluskan kulit wajah. Caranya adalah:

  • Siapkan bubuk kayu manis secukupnya, campur dengan air hingga membentuk pasta.

  • Tambahkan madu secukupnya dan aduk sampai rata.

  • Oleskan campuran masker ke jerawat nodul.

  • Lakukan di malam hari, dan diamkan masker selama semalam.

  • Bilas masker di pagi hari dengan air hingga bersih.

  • Lakukan cara ini 3 kali seminggu sampai jerawat sembuh.

3. Teh Hijau dan Daun Kemangi

Teh hijau berfungsi sebagai anti oksidan yang akan mengeluarkan racun penyebab jerawat, sedangkan kemangi mampu membersihkan kulit hingga ke pori yang terdalam. Caranya adalah:

  • Siapkan ampas teh hijau dan daun kemangi secukupnya.

  • Rebus kedua bahan bersamaan dengan 100 ml air hingga mendidih.

  • Tunggu air sampai benar-benar dingin, lalu siapkan kapas yang bersih.

  • Celupkan kapas ke air rebusan teh dan daun kemangi.

  • Tempelkan kapas yang basah ke jerawat nodul, diamkan hingga semalaman.

  • Cuci wajah di pagi hari dengan air hangat, lalu keringkan dengan handuk yang dicelup air dingin.

4. Tomat dan Madu

Manfaat tomat untuk jerawat sangat banyak karena tomat mengandung anti bakteri yang bisa menyembuhkan jerawat sekaligus mencerahkan dan membuat kulit tampak awet muda. Caranya adalah:

  • Siapkan 1 buah tomat matang, lalu haluskan.

  • Tambahkan madu secukupnya lalu aduk hingga menyerupai pasta kental.

  • Oleskan masker di seluruh wajah, tebalkan di area jerawat nodul.

  • Diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air.

5. Lemon dan Susu

Lemon adalah salah satu senjata paling ampuh untuk jerawat. Manfaat lemon untuk wajah berjerawat yaitu mampu membersihkan kulit, mengandung anti bakteri dan anti oksidan yang mampu mengobati jerawat. Sedangkan susu mampu mencerahkan wajah secara alami dan melembabkan kulit wajah. Cara menghilangkan jerawat nodul dengan lemon dan susu:

  • Siapkan 1/2 buah lemon segar, peras airnya.

  • Campurkan dengan susu secukupnya lalu aduk sampai rata.

  • Celupkan kapas bersih ke campuran masker, lalu tempelkan ke seluruh wajah.

  • Diamkan hingga kapas mengering, buang kapas.

  • Jangan bilas wajah dengan air, biarkan semalaman.

  • Bilas wajah dengan air hingga bersih keesokan harinya.

6. Chitosan

Manfaat chitosan untuk mengatasi jerawat sangatlah banyak dan ampuh. Selain sebagai anti bakteri, chitosan juga dapat menenangkan kulit, anti infeksi dan memperbaiki jaringan kulit. Chitosan juga dapat mengatasi trauma pada kulit dan meredakan inflamasi atau peradangan di permukaan kulit.

Anda bisa mengoleskan chitosan murni pada jerawat atau gunakan Collagen Face Mask dari Ocean Fresh. Gunakan seperti menggunakan masker biasa, setelah masker kering di wajah, tunggu 5 menit, lalu bersihkan dengan waslap yang dicelupkan ke air hangat.

Menghilangkan Jerawat Nodul dari Luar

Cara menghilangkan jerawat nodul tidak hanya dengan cara medis dan alami saja. Ada beberapa cara perawatan secara eksternal atau dari luar yang bisa dilakukan untuk menghilangkan jerawat nodul. Cara tersebut adalah:

1. Uap wajah

Menguap wajah adalah salah satu cara menghilangkan jerawat ala korea yang wajib Anda coba. Uap wajah dapat membuka pori-pori dan membersihkan semua kotoran yang ada di wajah. Bakteri penyebab jerawat yang bisa menyebabkan jerawat juga bisa dihilangkan dengan cara ini. Caranya sangat mudah, yaitu didihkan air 500 ml. Lalu tambahkan 2 sdm garam laut, aduk hingga garam larut. Posisikan wajah 30 cm diatas air panas, lalu tutup kepala dengan handuk yang basah. Biarkan wajah diuap selama 3 menit, lalu angkat wajah dari atas air panas. Tepuk-tepuk ringan wajah sampai kering dan tidak terasa panas. Tutup pori kulit dengan handuk yang sudah dibasahi air dingin.

2. Detoksifikasi secara alami

Bahan-bahan alami tidak hanya baik sebagai masker jerawat saja, tetapi jika dikonsumsi secara teratur akan membuat kulit tampak lebih sehat dan bebas dari jerawat. Minum jus buah dan sayur untuk mengeluarkan racun dalam kulit dan tubuh secara alami. Jus yang baik dikonsumsi adalah jus mentimun, apel, bayam, apel hijau, dan jeruk. Meminum infused water juga baik untuk detoksifikasi kulit secara alami.

3. Banyak minum air putih

Cukup minum air setiap harinya tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga untuk kecantikan kulit. Dengan asupan air yang cukup, kulit wajah aka terhidrasi dengan baik dan terjaga kelembabannya. Minum setidaknya 8 gelas air putih atau 2 liter per harinya untuk menghindarkan kulit dari jerawat.

4. Rajin berolahraga

Olahraga tidak hanya membuat tubuh lebih sehat dan segara untuk beraktivitas saja. Dengan rutin berolahraga, pori-pori kulit akan terbuka dan semua kotoran yang ada di dalamnya akan keluar bersama dengan keringat. Selain itu rajin olahraga bisa membuat kulit lebih kencang dan awet muda.

Demikian Artikel cara menghilangkan jerawat nodul yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Menghilangkan jerawat memang membutuhkan kesabaran dan waktu yang lama. Jangan menyerah ya. Selamat mencoba!

 

Perubahan kebiasaan untuk mencegah dan mengobati jerawat Nodul

Inilah kebiasaan-kebiasaan yang membantu penyembuhan jerawat nodul, di antaranya:

  • Cuci muka dengan sabun pembersih yang tepat sebanyak dua kali sehari. Pilih pembersih wajah yang tidak minim risikonya menyebabkan penyumbatan, biasanya dilabeli ‘non-comedogenic’ atau ‘oil free’.

  • Tidak menggunakan riasan terlalu tebal dan bersihkan di malam hari menjelang tidur.

  • Hindari menyentuh wajah dengan tangan karena dapat memindahkan bakteri ke kulit.

  • Gunakan masker alami seperti resep di atas secara rutin, yakni dua kali seminggu untuk membersihkan minyak dan sel kulit mati di wajah.

  • Memakai tabir surya dengan SPF 30 setiap hari untuk mencegah paparan sinar matahari yang memperburuk jerawat




dari telah membeli
sekitar lalu