Blog

Ketahui Bahaya Sinar UV Bagi Kulit

May 16, 2019
/
bumil tips
Ketahui Bahaya Sinar UV Bagi Kulit image

Padahal radiasi sinar UV atau ultraviolet yang berasal dari matahari merupakan sumber vitamin D terbaik, namun terlalu banyak terkena paparan sinar UV dapat menimbulkan permasalahan pada kulit dan tubuh kita. Apa sajakah bahaya sinar UV yang dapat mengancam tubuh kita? Bagaimana cara menghindarinya? yuk, simak tulisan di bawah ini.

 Terdapat tiga jenis radiasi sinar UV berdasarkan panjang pendeknya gelombang sinar dan bagaimana pengaruh paparan sinar tersebut pada kulit. Jenis pertama yang paling pendek adalah sinar UV C, diserap habis oleh atmosfer dan tidak akan mencapai permukaan bumi. Lalu yang kedua adalah sinar UV B adalah sinar berukuran sedang yang hanya mampu memberi pengaruh sebatas pada permukaan kulit. Sinar UV B seringkali dapat memberikan efek 'sunburn' pada kulit kita jika kita beraktivitas di bawah terik matahari tanpa perlindungan.

Nah, yang terakhir adalah sinar UVA. Sinar UV A merupakan sinar ultraviolet dengan gelombang paling panjang, mewakili 95% sinar ultraviolet yang mencapai permukaan bumi. Paparan sinar UV A mampu menembus lapisan permukaan kulit dan dapat memicu munculnya kanker kulit atau melanoma. Radiasi sinar UV diduga diserap oleh molekul-molekul pada kulit yang dapat berdampak kepada respons sel dan sistem kekebalan tubuh melawan penyakit tertentu.

 Lalu bagaimana untuk menghindari bahaya sinar UV?

1. Gunakan Sunscreen

Sunscreen merupakan produk pelapis kulit yang mengandung bahan yang dapat menangkal radiasi sinar UV. Terdapat berbagai macam jenis dan merk produk sunscreen yang dapat kita temui di pasaran, rata-rata menggunakan bahan kimia yang cukup keras namun efektif melapisi kulit agar memantulkan sinar UV sehingga tidak menembus kulit. Bahan tersebut antara lain adalah: Oxybenzone, Ovobenzone, PABA (Para Aminobenzoic Acid), Octyl methoxycinnamat / Octinoxate, Titanium Dioxide, dan sebagainya.

Apakah ada alternatif yang alami sebagai penangkal radiasi sinar UV? Tentu saja ada, namun memang belum banyak. Salah satu produk lokal yang dapat kamu temui di internet yang memproduksi krim anti UV alami adalah Ocean Fresh, dengan menggunakan penelitian dari Prof. Linawati Hardjito, seorang ahli Bioteknologi dari IPB yang menemukan khasiat ekstrak mangrove sebagai anti UV A dan UV B alami.

2. Gunakan Pakaian lengan Panjang dan kacamata hitam saat beraktivitas di alam terbuka di siang hari

Menggunakan pakaian yang dapat melindungi sebanyak mungkin bagian tubuh kita dari paparan sinar UV akan sangat membantu untuk mengurangi paparan snar UV masuk ke dalam kulit kita. Jangan lupa pilih warna-warna yang terang seperti warna putih karena bersifat memantulkan cahaya. Selain kulit, mata kita juga merupakan bagian tubuh yang rentan terhadap bahaya sinar UV, untuk itu, gunakan kacamata proteksi anti UV ketika anda beraktivitas di luar rumah di siang hari untuk melindungi mata anda dari bahaya sinar UV. Rekomendasi pakaian outdoor yang didesain untuk menangkal sinar UV ---> http://www.uniqlo.com/lifewear/id/

3. Hindari Terkena Paparan sinar UV langsung dalam waktu yang lama pada waktu dari pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore

Para ilmuan berpendapat bahwa di waktu ini, radiasi sinar UV A dan UV B sebaiknya dihindari karena lebih banyak bersifat destruktif bagi tubuh daripada manfaatnya, sedangkan di bawah jam 10 pagi, radiasi sinar UV dapat bermanfaat sebagai sumber vitamin D bagi tubuh.

dari telah membeli
sekitar lalu