Blog

Empowering Communities by Eco-Friendly Scientific Formula

August 7, 2018
Empowering Communities by Eco-Friendly Scientific Formula image

For the past 25 years, Linawati Hardjito as a marine biotechnology professor, has been researching seaweed for period of times before she finally founded marine bioactive skin care product, Ocean Fresh.

Her master and PhD from Queensland University, opens up new perspectives and horizons that seaweed is a future commodity. Realizing that Indonesia is world’s biggest archipelago, the most important thing behind Ocean Fresh products is communities participation and empowerment.

Specifically, coastal farmers in Central Java, West Java, Southeast Sulawesi, West Nusa Tenggara, South Sulawesi and Southeast Maluku.

PT. Karisma Bahari Nusantara (Kabin) which oversees Ocean Fresh, applies cultural technology, post-harvest technology and processing technology as an empowerment technological step to the coastal farmers. Kores, one of the seaweed farmers explained that this technology succeeded in increasing his income from Rp 300,000 to Rp. 3,000,000 per month.

“This technology makes farmers not only sell seaweed as raw materials. Partially processes materials have an impact on prices that are also increase,” Faris Nurfauzi as co-founder and Chief Operating Officer of PT. Kabin, patiently tried to meet our curiosity.

Integrated seaweed processing technology patented by Prof. Linawati Hardjito not only empowering coastal farmers and reduce the negative impact on environment. However, it also turn waste into more valuable products such as high nutrient fertilizers, plus the growing media for chili and mushroom.

Nearly five years, Ocean Fresh stands independently upholds three key values. Empower more than 500 farmers coastal of Indonesia, environmentally friendly and free of animal test, also refers to academic research procedures.

Results of the academic research test proved, a series of Ocean Fresh products from cleansers, creams, scrubs, masks, and serum can be a one stop solution product for various facial skin problems. Such as, brighten dull skin, treat acne prone skin, and prevent signs of aging.

Ocean Fresh’s researcher

In addition to seaweed, a series of Ocean Fresh products also includes xylocarpus extract or mangrove as facial brightening agents, natural sunscreen and enzyme inhibitors of skin cancer. As well as shrimp shell extract as a natural preservative, fat and oil binders, and also effective against acne-causing bacteria.

Then, what is the secret of environmentally friendly scientific formulation based on communities empowerment from Ocean Fresh? Family is the most powerful foundation that underlies the establishment of PT. Kabin.

Faris Nurfauzi as COO and co-founder, Prof. Linawati Hardjito’s son. Madame Lina’s good friend at Bogor Agricultural University, Diah Setianingrum, one of the shareholder was the first to try all the products of Ocean Fresh before being marketed widely.

Hamid Muktashim who served as CEO of PT. Kabin itself, son of Madame Diah, who later became one of the 100 finalists of The Big Start Indonesia competition as a result of the Ocean Fresh team hardwork.

Look Good Feel Good Indonesia voices advocacy for Indonesians to recognize local products more deeply and to know products that not applying fair-trade system, but also providing communities empowerment.

This is our skin care story, Indonesian local product named Ocean Fresh and its efforts to making skin, communities & environmental looking good ​© Adi Perkasa for LookGoodFeelGoodId

Selama kurang lebih dua puluh lima tahun, Prof. Linawati Hardjito sebagai seorang profesor di bidang bioteknologi kelautan melakukan berbagai penelitian mengenai rumput laut, sebelum akhirnya menjadi pencetus produk marine bioactive skin care, Ocean Fresh.

Gelar Master dan PhD-nya yang didapatkan dari Queensland University, membuka perspektif dan cakrawalanya bahwa rumput laut diyakini sebagai komoditas masa depan. Menyadari bahwa Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia, hal yang paling penting dalam pembuatan produk Ocean Fresh adalah keterlibatan masyarakat. Khususnya, petani dan nelayan di pesisir daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku Tenggara.

PT. Karisma Bahari Nusantara (Kabin) yang membawahi Ocean Fresh, menerapkan teknologi budaya, pasca panen dan pengolahan sebagai tahap pemberdayaan teknologi sederhana kepada para petani rumput laut tersebut. Kores, salah satu petani rumput laut menjelaskan bahwa teknologi ini berhasil meningkatkan pendapatannya dari Rp 300.000 menjadi Rp. 3.000.000 setiap bulannya.

​ “Teknologi tersebut menjadikan petani tidak hanya menjual rumput laut sebagai bahan mentah. Bahan yang sudah diolah sebagian ini memberikan dampak pada harga yang juga meningkat,” Faris Nurfauzi sebagai co-founder dan Chief Operating Officer dari PT. Kabin, dengan sabar berusaha memenuhi rasa keingintahuan kami.

Teknologi pengolahan rumput laut terintegrasi yang telah dipatenkan oleh Prof. Linawati Hardjito tak hanya melakukan hal tersebut dan mereduksi dampak buruk pada alam. Namun, juga mengolah limbah menjadi produk bernilai lebih seperti pupuk tinggi nutrisi, media tanam cabai atau jamur.

Hampir lima tahun Ocean Fresh berdiri secara independen menjunjung tiga nilai utama. Memberdayakan lebih dari 500 petani serta nelayan di pesisir Indonesia, ramah lingkungan maupun bebas uji coba pada hewan, dan mengacu pada uji penelitian akademis.
 
Hasil uji penelitian akademis tersebut membuktikan, serangkaian produk Ocean Fresh dari pembersih, krim, scrub, masker, dan serum dapat menjadi one stop solution product untuk berbagai permasalahan kulit wajah. Seperti, mencerahkan kulit kusam, merawat kulit berjerawat, dan mencegah tanda-tanda penuaan.

Selain rumput laut, dalam rangkaian produknya terdapat pula ekstrak xylocarpus atau mangrove sebagai agen pencerah wajah, tabir surya alami dan penghambat enzim penangkal resiko kanker kulit. Serta, ekstrak kulit udang sebagai pengawet alami, pengikat lemak dan minyak yang juga efektif melawan bakteri penyebab jerawat.

Lalu, apa rahasia kesempurnaan formulasi ilmiah ramah lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat dari Ocean Fresh? Keluarga adalah pondasi paling kuat yang mendasari berdirinya PT. Kabin.
 
Faris Nurfauzi sebagai COO dan co-founder merupakan anak kandung dari Prof. Linawati Hardjito. Sahabat Ibu Lina semasa di Institut Pertanian Bogor, Diah Setianingrum sebagai salah satu shareholder adalah orang pertama yang mencoba seluruh produk Ocean Fresh sebelum dipasarkan luas.

Hamid Muktashim yang menjabat sebagai CEO PT. Kabin sendiri adalah anak dari Ibu Diah, yang kemudian menjadi salah satu dari 100 finalis kompetisi The Big Start Indonesia sebagai hasil kerja keras dari Tim Ocean Fresh.

Look Good Feel Good Indonesia menyuarakan advokasi agar masyarakat Indonesia mengenali produk lokal lebih dalam dan mengetahui berbagai produk yang bukan hanya memperlakukan pekerjanya dengan adil, namun juga memberikan pemberdayaan yang layak.

Inilah cerita dibalik produk perawatan kulit masyarakat Indonesia dan usaha Ocean Fresh menciptakan kulit, masyarakat dan lingkungan untuk menjadi lebih baik.

dari telah membeli
sekitar lalu